Your browser does not support JavaScript Ulang Tahun Ketujuh Sriwijaya Air | Sriwijaya Air

Ulang Tahun Ketujuh Sriwijaya Air

Sriwijaya Air merayakan ulang tahun ketujuh dengan menetapkan beberapa langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Mendirikan pusat pelatihan (training center), NAM Flying School, penggunaan teknologi informasi dan ekspansi rute dan armada merupakan upaya Sriwijaya Air untuk meningkatkan layanan bagi konsumen.

Bersamaan dengan acara perayaan ulang tahun yang bertempat di Jakarta, Sriwijaya Air melakukan penandatanganan kontrak dengan Embraer, pabrikan pesawat asal Brasil, senilai US$ 810 Juta untuk pembelian 20 pesawat. Sriwijaya Air menjadi maskapai penerbangan pertama di Indonesia yang berkomitmen untuk menggunakan Embraer 195 dan 175. Pesawat ini diharapkan akan mulai beroperasi pada pertengahan 2012.

"Embraer 195 dan 175 cocok untuk mendukung untuk melayani rute feeder yang memiliki keterbatasan panjang landasan. Pesawat ini dapat mendarat hampir disemua bandara di Indonesia", Kata Chandra Lie, President Director Sriwijaya Air. Sriwijaya Air akan menggunakan pesawat tipe ini untuk menerbangi rute Papua, NTT dan Maluku.

Selain Embraer, Sriwijaya Air juga memesan 20 pesawat Boeing 737-800 NG. Kontrak telah ditandatangani bulan lalu di Seattle Amerika Serikat. Pesawat dijadwalkan akan diterima pada tahun 2014. Pesawat ini akan dipergunakan untuk melayani ekspansi rute ke Australia dan China serta rute jarak sedang lainnya.

Berbicara pada acara perayaan, Chandra Lie juga mengatakan bahwa Sriwijaya Air merupakan perusahaan yang sehat dan membuktikan diri sebagai maskapai penerbangan yang memiliki pertumbuhan pesat. Pada awal operasi, Sriwijaya Air hanya menggunakan satu pesawat untuk melayani rute Pangkalpinang Jakarta. Saat ini Sriwijaya Air mengoperasikan 29 pesawat Boeing B737 Family dan menerbangi 33 kota tujuan baik domestik maupun regional dengan jumlah 173 penerbangan sehari. Pertahun, Sriwijaya Air membawa sekitar 5 juta penumpang yang dicapai melalui tingkat isian rata rata sebesar 88%.